SAMPAH, terkadang diri kita tidak peduli dengan keberadaan sampah, keberadaan sampah tidak lepas dari peranan aktivitas kita dalam menggunakan berbagai macam material, semakin banyak kita menggunakan material di situlah sampah membayangi. Setelah tercium bau tidak sedap barulah kita sadar bahwa apa yang sudah kita lakukan ternyata berdampak pada diri kita sendiri. itu baru dari “bau”nya belum dari yang lainnya, sampah selama ini selalu dijadikan penyebab adanya banjir dan sebagainya. padahal sampah tidak akan membahayakan kita, jikalau kita bisa berteman dengan sampah bahkan sampai kenal jenisnya.
Dengan kita bisa mengenali jenisnya, sampah bisa kita pilah bahkan mungkin bisa menjadi sumber pendapatan lain. Kesadaran kita akan sampah memang masih kurang terbukti dengan banyaknya sampah berserakan dimana-mana. Jangan jauh-jauh, lihat sekeliling kita mulai dari dapur sampai halaman depan rumah kita. Perhatikanlah.
Supaya kita bisa berteman dengan sampah perlu adanya keseriusan dari diri kita dan adanya sosialisasi tentang sampah, sasaran sosialisasi tentang sampah harus sampai kepada lingkungan yang padat masyarakatnya, karena biasanya dilingkungan seperti itulah banyak bertebaran sampah, mungkin karena ketidak tahuan akan manfaat sampah itu sendiri bagi dirinya dan lingkungannya.
Seharusnya sebelum sampah dibuang dilakukan pengelompokkan sampah berdasarkan jenis dan wujudnya sehingga mudah untuk didaurulang dan/atau dimanfaatkan (sampah basah, sampah kering yang dipilah-pilah lagi menjadi botol gelas dan plastik, kaleng aluminium, dan kertas). Untuk tiap bahan disediakan bak sampah tersendiri, ada bak sampah plastik, bak gelas, bak logam, dan bak untuk kertas. Pemilahan sampah itu dimulai dari tingkat RT(Rumah tangga), pasar dan apartemen. Bila kesulitan dalam memilih sampah tersebut minimal sampah dipisahkan antara sampah basah (mudah membusuk) dan sampah kering (plastik,kaleng dan lain-lain).
Jikalau dari tiap rumah sudah bisa mengenal dan memanfaatkan sampah, mungkin tidak akan terlalu banyakj sampah yang menumpuk. Untuk itulah mari kita ciptakan suasana bersih dilingkungan kita masing-masing sehingga kita bisa berteman dengan sampah.
Filed under: Kesehatan Ditandai: | olah sampah, sampah


